Wonogiri – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wonogiri terus mengoptimalkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan seni dan budaya. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan seni karawitan yang diikuti oleh para WBP pada Rabu (8/7/2026) di Aula Lapas Wonogiri. Kegiatan ini menjadi sarana positif bagi WBP untuk mengembangkan minat, bakat, serta melestarikan budaya tradisional Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, para WBP memainkan berbagai instrumen gamelan dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Selain melatih keterampilan bermusik, seni karawitan juga mengajarkan nilai-nilai disiplin, kesabaran, kekompakan, dan harmonisasi. Seluruh peserta mengikuti latihan secara tertib di bawah pendampingan petugas pembinaan sehingga kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Kepala Lapas Kelas IIB Wonogiri, Siswarno, menyampaikan bahwa pembinaan melalui seni budaya merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan. "Kegiatan karawitan tidak hanya bertujuan mengembangkan bakat dan kreativitas warga binaan, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter. Melalui seni, kami berharap WBP dapat menumbuhkan sikap disiplin, kerja sama, serta rasa cinta terhadap budaya bangsa sebagai bekal positif selama menjalani masa pembinaan," ujar Siswarno.

Melalui kegiatan seni karawitan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Lapas Wonogiri berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang humanis dan bermanfaat bagi WBP. Diharapkan, kegiatan ini mampu menjadi wadah ekspresi diri yang positif sekaligus membekali warga binaan dengan nilai-nilai budaya dan karakter yang dapat diterapkan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kontributor Humas Lagiri